Pada baru2 ini terjadi kecelakaan pesawat di udara, di Persia dan Venezuela tentang peristiwa tersebut saya telah mengingatkan lagi para ahli sains tentang magnetosfer bumi yang dapat mempengaruhi sikap pesawat udara di ruang udara.
Badai magnetik ini tidak dapat diramalkan namun telah terjadi penampakan di mana-mana dibumi baru2 ini.
Beberapa perusahaan pesawat terbang sadar akan kondisi ini namun tidak ada yang memberikan pemberitahuan secara menyeluruh , industri airline berjuang agar tidak terjadi kepanikan atas dampak ini.
Dari keprihatinan tersebut ternyata pesawat terbang Air Bus mempergunakan peralatan yang sepenuhnya berteknologi ‘fly by the wire’komputer , yang ternyata bahkan lebih peka terhadap gangguan EMF ini di bandingkan dengan pesawat terbang Boeing yang mempergunakan “less komputer systems” kontrol.
Ada banyak teori untuk mengetahui kenapa magnetosfer berdampak serius terhadap siklus matahari saat kita mendekati 2012, yang disebabkan pengaruh hipotetis dari Planet X. dan saat ini sedang dikembangkanystem stechtonic pengganti system yang ada.
Panglima Angkatan Udara rusia telah mengeluarkan peringatan terhadap semuanya pesawat terbang mereka ke latihan “extreme caution” selama melaksanakan penerbangan “in and around” disekitar satu wilayah yang didefinisikan pada Garis Lintang 17 Utara [Samudra Atlantik utara] Garis lintang 3 Selatan [Samudra Atlantik selatan] ke Garis Lintang 8 Utara [Lautan India ] Garis lintang 19 Selatan [Lautan India ] di antara Garis Bujur dari 46 Barat, 33 Barat, 46 Timur dan 33 Timur, dan yang meliputi sebagian besar bagian dari Lempeng Tektonis Lempeng Afrika.
Satu catatan penting bahwa gangguan Magnetospheric akan meningkat seperti halnya kita mendekati tahun 2012 dan akan menjadi satu masalah pokok dari sebagaian yang diramalkan oleh NASA:
www.youtube. com / tonton? v= IPLjngS8Yey
Apakah Pergeseran lagi Massive Magnetis akan membahayakan Pesawat Penumpang?
Seseorang mengirimkan kepada saya satu artikel di bawah ini dan yang menarik perhatian dan saya akan berbagi dengan anda semua, yaitu sesuatu yang sangat kontroversial dan sayapun tidak dapat menemukan bukti untuk mendukung klaimnya namun seperti yang saya sebutkan bahwa magnetosfer sangat banyak mempengaruhi pada saat kita mendekati 2012:
Terutama tentang Laporan yang beredar di Kremlin saat itu tentang intruksi Panglima Angkatan Udara Rusia telah dikeluarkannya peringatan terhadap semuanya pesawat terbang mereka ke wilayah latihan.
Alasan untuk peringatan seperti ini, dalah belum pernah terjadi ini sebelumnya, yaitu tentang pernyataan bahwa akan terjadi formasi berulang dari badai geomagnetic ” geomagnetic stroms” yang terpancarkan dari batas Lempeng Tektonis Afrika yang sehubungan dengan intensitasnya telah menyebabkan kerugian dari dua pesawat terbang penumpang bulan lampau yang mengakibatkan meninggalnya nyawa orang2 lebih dari 300 orang-orang, laki perempuan dan anak-anak.
Pesawat pertama kemungkinan dijatuhkan disebabkan oleh fenomena ini adalah penerbangan penumpang Air France 447, yang dinyatakan bahwa pesawat tersebut memasuki “geomagnetic Storms” badai geomacnetic , pada 1 Juni 2009 mendekati batas barat dari Lempeng Tektonis Afrika dekat dengan Pulau Fernando de Noronha, sehingga “completelly annihilated” dan menyebabkan kematian dari 216 penumpang dan 12 anggota awak serta pesawat terbang mereka tercabik cabik dan tercebur kedalam Lautan Atlantik.
Pesawat terbang kedua terjadi pada batas sebelah timur dari Lempeng Tektonis Afrika saat itu . ketika geomagnetic storm lain menghantam membanting dari langit satu pesawat terbang Yamen Airways penerbangan ke Kepulauan Nation Of Comoros di Lautan Indian dimanai 153 penumpang dan awak pesawat didalamnya , hanyalah 1 “ anak keajaiban ” telah tertolong, sejauh ini.
Peristiwa malapetaka ini yang terjadi akibat Lempeng Tectonic Africa yang sebenarnya telah diketahui lebih dari satu tahun lalu , dimana dilaporkan bahwa “new Ocean” atau Lautan Baru sedang terbentuk di Ethiopia, dan seperti yang kita baca dan dilaporkan oleh Nature News Service;
“Walau kelahiran suatu lautan adalah satu fenomena yang sangat jarang pada skala historis yang ada, namun geofisika sekarang ini mengalami satu peristiwa2 tersebut. Lebih lagi membuat pesona, yang terjadi di salah satu belahan bumi yang paling tidak ramah dengan wilayah yang sangat kering, yaitu di wilayah Ethiopia.
Benua Afrika secara harafiah tidak berdiri sendiri namun terpisah seperti halnya lengan baju dari satu kemeja tua, sehingga sepanjang wilayah yang dikenal sebagai Retak Afrika Timur , yang mana persilangan ini dimulai dari ujung selatan dari Laut merah , menuju ke Eritrea, Etiopia, Kenya, Tanzania dan Mozambique. Lahar cair di bawah permukaan bumi membuat retakan ini menjadi tipis oleh doronganyang , dan pada akhirnya mematahkannya dan merobeknya dalam bagian.
Sesuai sainstis dari Barat menjelaskan formasi dari lautan baru ini mungkin tidak selesai dalam jutaan tahun, namun ahli sains rusia, dengan tegas menyatakan, bahwa diakibatkan oleh kondisi Matahari yang belum pernah terjadi sebenarnya yaitu bahwa saat ini mengalami “ Deep Solar Minimum “, sehingga dunia kita menjadi berbahaya , secara harafiah “ripped apart”, tersobek2 secara terpisah , yang paling terjelek adalah , adalah mendekati “total pole reversal” yang disebabkan oleh sesuatu namun tak dapat diterangkan, cuma sesuatu tersebut sangat kuat, gaya gravitasi memancarkan dari jangkauan luar dari Tata Surya dan mencapai sistem Solar kita , beberapa peneliti menjelaskan bahwa ini diakibatkan oleh Planet X yang misterius, dan beberapa kepercayaan mempercayai itu suatu planet yang berwarna coklat dan sangat besar seperti sehingga dapat mengerdilkan orang2 masa lampau dari Bumi seperti Nibiru, dan disebut dengan nama Wormwood pada Bible Kristen
Selanjutnya ahli sains rusia memperingatkan bahwa Barat ter “ obsesi ” bahwa “Global Warning “ diakibatkan oleh perbuatan manusia , sebenarnya adalah merupakan upaya propaganda yang didisain untuk menutupi orang2nya dari kenyataan bahwa sebenarnya tidakhanya Bumi kita saja, namun semua planet di sistem Solar kita saat ini mengalami cepat hangat ini suatu kenyataan yang tidak dapat disangsikan , disampaikan oleh Ahli Sains Dokter Habibullo Abdussamatov, kepala dari penelitian Astronomical Observatorium di Pulkovo St. Petersburg Rusia, ketika pada 2007 ketika menyampaikan penemuannya 3 tahun sebelum Ice Caps di Mars meleleh dimana hal tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya.
Dan, seperti dilaporkan oleh satu dari beberapa situr di Barat bahwa didalam terdapat penggabungan dua sorotan merah pada Jupiter, dan adanya bukti lebih menghangatnya Planet Neptunus. ( sebuah cuplikan….)