KEGIATAN DI RAJA AMPAT PAPUA BARAT

October 6, 2011

PRESENTASI PENGADAAN PESAWAT TERBANG DI KABUPATEN RAJA AMAPAT
Presentasi Di Laksanakan di Aula Bupati Raja Ampat di Waisai.
Rapat dan diskusi di pimpin oleh Bapak Bupati Drs. Wanma Msi., dihadiri lengkap seluruh SKPD Kabupaten Raja Ampat, anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat. Pesawat terbang yang diinginkan adalah pesawat terbang Ampibi. Presenter dari Hamilton Company, sedangkan pesawat yang ditawarKan adalah pesawat yang d produksi oleh Pacific Aerospace New Zealand yaitu P-750XSTOL, EXTRA ORDINARY SHORT TAKE OFF LANDING, pesawat yang mempunyai banyak kelebihan d classnya dijamin take off landing hanya membutuhkan panjang tidak lebih dari 300m dengan muatan total pax dan cargo 1,8 ton pada ketinggian landasan hingga 300m, dan tidak lebih dari 400m pada ketinggian dan temperature rata2 diatas 35derjad celciuss dan ketinggian diatas 3000m, beaya operasional perjamnya rata2. 50usd dibawah kompetitornya Caravan Cesna. mempunyai cargo door yabg lebar tidak hanya dua sisi namun

tiga sisi teermasuk pintu diekor, moderator didalam pemaparan oleh Bapa Sem Belseran, dibantu sebagai ilustrator dan penterjemah Nanang Swastya TARUF, banyak pertanyaan, dan antusias oleh auidiense

AKTIVITAS PAPUA BARAT

October 5, 2011

Read the rest of this entry »

Kegiatan di Papua Barat

October 5, 2011

Kabupaten Tambrauw
1. Survai Identifikasi Disain awal Bandar Udara WERUR, 2. Survai Identifikasi Bandar UDara FEF dari eksisting dan untuk perkembangannya, 3. Tatanan Transportasi Lokal TATRALOKI dalam rangka pengoperasian Bandar Udara di Kabupaten Taqqmbrauw

October 5, 2011

Kegiatan. D Papua Barat 2010-2011
Pengawasan Pembangunan Konstruksi Landas Pacu LAPEN dan Marka Panbjang pisik 530x18m termasuk over run, bandar udara Waisai dari rencana ultimate 1400Mx30m

KEPULAUAN RAJA AMPAT DI PAPUA BARAT – PAPUA – INDONESIA

August 16, 2009

KEPULAUAN RAJA AMPAT DI PAPUA BARAT – PAPUA – INDONESIA

www.secretseavisions_com_map_JPGRaja Ampat adalah terletak di Kabupaten Maritim Raja Ampat, dan merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sorong. Kabupaten ini mungkin kurang favorit dan kurang dikenal di Indonesia Namun sebenarnya kabupaten ini sangat terkenal di Dunia, alam bawah lautnya adalah lebih baik dari alam bawah laut , Laut Merah yang terkenal dan nomor satu di dunia, ini adalah menurut pakar ilmu bawah laut dunia.

Bloger ku sebenarnya mengenai Airport, Airspace dan Air Navigation, namun sebelum akhirnya cerita tentang membutuhkan Bandar Udara di Raja Ampat, sepertinya saya harus menjelaskan dulu potensi Kepulauan Raja Ampat, dan kenapa membutuhkan beberapa bandar Udara di kepulauan ini.

kepulauan_AyauKepulauan Raja Ampat mempunyai lebih dari 600 pulau besar dan kecil, namun hanya 50% saja yang berpenghuni dan lebih kurang 400 pulau belum mempunyai nama, pulau terluar yang berbatasan dengan Kepulauan Palau di Negara Palau dan Negara Philiphina (untung bukan Malaysia) , adalah Pulau Esia, saat ini dihuni 60 orang dari TNIAL, lebih keselatan adalah kepulauan Ayau yang terdiri dari dua Atol, dimana terdapat yang terbesar Pulau Ayau (650KK), selanjutnya Pulau Reni (60KK), Pulau Fani dan Pulau Kanobe yang tidak berpenghuni. Sedangkan ibu kota Kabupaten Raja Ampat adalah Waisai, di Pulau Waigeo. Read the rest of this entry »

BUNGA RAMPAI PENERBANGAN DI ANGKASA PAPUA

August 6, 2009

BUNGA  RAMPAI  PENERBANGAN  DI ANGKASA  PAPUA

Papua  tanah yang tak pernah kutinggalkan didalam pikiranku selama ini, saya berkarya di Perhubungan Udara selama lebih dari 30 Tahun, dan hampir lima puluh persennya saya ukir di bumi ini 13 Tahun saya mengabdi di bidang keselamatan penerbangan.

Lalu lintas penerbangan disini sangat spesifik pengaturannya, kadang kalau kita tidak jeli banyak penerbangan yang tidak mengikuti prosedur baku, yaitu apakah penerbangan secara Instrument atau secara Visual, seringkali mereka mencampurkan kedua2nya dan itu , jarang dilaporkan di dalam “Flight Planning” atau perubahan dari perencanaanya, apakah itu ??   Yaitu yang disebut dengan special VFR, seharusnya pengatur lalu Lintas Udara yang sekarang semakin canggih ilmunya tahu akan itu, namun seringkali bahkan mungkin saat ini tidak seorang penerbang yang melakukan penerbangan Visual melaporkan itu bila mengalami cuaca below minima terutama sedang dalam penerbangan jelajah.

Di Papua  karena alamnya maka banyak keterbatasan 2 yang saat ini tidak boleh dilanggar sebelum, regulasi, atau prosedur, peralatan dan sarana dukung lainnya di gelar.

Keterbatasan Pemakaian Ruang  Udara  vertikal 20.000Kaki kebawah.

Hal ini hampir dilakukan terutama di ruang angkasa Papua khususnya untuk penerbangan dibawah ketinggian 20.000Kaki, pemakaian jalur ruang udara di rute2 tertentu seringkali terasa padat, namun itu bisa saja terjadi bukan karena banyaknya pesawat yang terbang namun karena  didalam “valey” yang mempunyai ketinggian jalur pegunungan kadang lebih dari 10000kaki, sehingga di dalam jalur tersebut  jumlah pesawat yang melewati jumlahnya menjadi sangat terbatas, dan tidak semua pesawat terbang  kecil di Papua dapat terbang diatas 14000kaki.

Keterbatasan Pemakaian Ruang  Udara  horizontal penerbangan jelajah 20000Kaki kebawah.

Dengan adanya pemekaran kabupaten, secara otomatis sesuai fungsi pemekarannya masing2 kabupaten akan berupaya mempercepat pembangunan wilayahnya, perlu diketahui walaupun terjadi pemekaran jalan darat saat ini tidak dapat dimungkinkan menjadi prioritas banyak kendala dan kelemahannya sehingga transportasi moda udara masih menjadi pilihan, ini tidak dapat dilarang atau kita dianggap tidak mendukung percepatan pembangunan daerah tertinggal, sehingga khirnya ruang udara secara horisontalpun menjadi terbatas dan segera diwaktu mendatang akan menjadi terbatas.  Saat ini misalkan ada penerbangan dari Nabire ke Jayapura, dan ada penerbangan dari Taiyeve ke Jayapura, atau dari Mamberamo pasti akan bertemu, saat ini masih bernasib baik. Dan masih banyak rute2 yang saling bertemu, namun seyogyanya mereka harus dibantu dengan regulasi dan prosedur, jangan dibiarkan karena mereka terbang Visual, mengapa?? Karena keterbatasan salah satunya akibat cuaca, penerbang bisa saja beralih kapan saja menjadi penerbangan Instrument, atau mencampur adukannya tapi tidak melaporkan, karena mereka menganggap sebentar lagi cuaca  visual .

Keterbatasan Pemakaian Ruang  Udara  horizontal disekitar jalur dari dan ke Bandar Udara.

Karena keterbatasan lahan yang bergunung gunung serta lokasi hunian maka banyak Lapangan Terbang yang terletak di lembah dengan latar belakangnya berupa gunung yang menjulang dan terletak di ceruk lembah yang cukup terjal, sehingga sebuah pesawat terbang  yang sudah turun dari ketinggian tertentu memasuki lembah serta menurunkan “Flap’s” pada sudut tertentu akan sulit melakukan “Go Around” artinya “decision” untuk mendarat harus dilakukan pada ketinggian yang cukup jauh, anda bisa bayangkan bagaimana kalau tiba2 besawat yang dibawah sudah memasuki landasan padahal tidak semua landasan ada pengatur lalu lintas udaranya.

Keterbatasan Pemakaian Ruang  Udara  yang diakibatkan oleh cuaca dan angin.

Beberapa Lapangan terbang terletak di punggung bukit, dimana bukit tersebut didalam ngarai lebar dan panjang, misalkan seperti bandar Udara Sinak, yang saat ini panjangnya sekitar 900M, dipagi hari angin di lembah ngarai masih rendah dan semakin kencang angin yang menghembus melalui ngarai pada siang hari sehingga apabila mendekati pukul 11 pagi hari angin sudak diatas 10 hingga 15knot dan mengakibatkan “cross wind” sehingga penerbangan ke Bandar Udara tersebut hanya didarati sebelum jam 1100 pagi, karena lokasinya cukup jauh dari jayapura sehingga arah landasan perlu dirubah sejajar arus arah ngarai, Penerbangan ke Oksibil salah satu contoh kemungkinan yang perlu diwaspadai tidak hanya kondisi cuaca di Lokasi, namun juga cuaca di jalur penerbangannya, seringkali penerbang 2 yang sudah mempunyai tradisi safety terbang di Papua selalu memperhatikan, apabila cuaca di point 6234 telah terjadi “Building Up” untuk pesawat terbang yang hanya mempunyai kemampuan terbang hingga 14500 kaki pasti membatalkan penerbangannya.

Keterbatasan Pemakaian Ruang  Udara disekita bandar udara.

Diwilayah lainnya mungkin dapat dilaksanakan namun di Papua apabila KKOP harus dilaksanakan banyak gunung harus dipotong, Sentani misalkan, pegunungan Cycloops harus dipotong hingga 150M, padahal tinggi gunung adalah lebih dari 2000M, slope landasan di Lapangan terbang di Mulia lebih dari 10%, padahal syaratnya Cuma 1-2%, sehingga dibutuhkan pesawat  terbang yang khusus, itulah karenannya ICAO sudah mementukan klasifikasi Pesawat, sehingga pemilihannya yang harus pandai untuk peruntukannya.

Keterbatasan Lain2nya.

Masih banyak keterbatasan lainnya antara lain terutama fasilitas pendukung, utamanya adalah informasi cuaca baik perjalanan dan lokasi serta sekitar lokasi tidak dikelola secara komprehensive oleh terutama orang2 yang berpengalaman apalagi mempunyai ilmu observer serta “forcaster lokal”, serta sistem penyampaiannya sama sekali untuk penerbangan komersial dan layanan oleh yang bersangkutan, nyaris tidak ada yang tersedia adalah pemberian cuaca di lokasi. Apakah prosedur penerbangan Instrument menolong???, masih banyak  yang harus dipikirkan, apakah penerbangannya Instrument rated, pesawatnya, dan yang membuat prosedur apakah hanya punya pengalaman diatas meja saja, ataukah juga punya ilmu dan pengalaman di lapangan??? Ini juga merupakan keterbatasan orang2 dibelakang dan pendukungnya

Terus bagaimana dong dengan keterbatasan ini

Semua boleh saja terbatas namun orang2 dibelakangnya jangan terbatas donk baik ilmu ,  pengetahuannya dan pengalamannya, orang sekarang suka mengabaikan pengalaman  kata orang yang pandai cukup belajar dari pengalaman orang lain. Pembangunan dan pengembangan lokasi juga tidak boleh dibatasi, sehingga diperlukan orang2 yang tidak tunduk saja terhadap keterbatasan namun dengan nilai safety yang tinggi pula, sulit ya mencari orang2nya, ingat sulit berarti bukannya tidak ada.

UNIVERSE-INDIGO-CHILD,ADULT’S, AND CRYSTAL

August 6, 2009

Pada baru2 ini  terjadi kecelakaan pesawat  di udara, di Persia dan Venezuela tentang peristiwa tersebut saya telah mengingatkan lagi para ahli sains tentang magnetosfer bumi yang dapat mempengaruhi sikap pesawat udara di ruang udara.
Badai magnetik ini tidak dapat diramalkan namun telah terjadi  penampakan di mana-mana dibumi baru2 ini.

Beberapa perusahaan pesawat terbang  sadar akan kondisi  ini namun  tidak ada yang memberikan pemberitahuan secara menyeluruh , industri airline berjuang agar tidak terjadi kepanikan atas dampak ini.

Dari keprihatinan tersebut ternyata pesawat terbang Air Bus  mempergunakan peralatan yang  sepenuhnya berteknologi ‘fly by the wire’komputer ,  yang ternyata bahkan lebih peka terhadap gangguan  EMF ini di bandingkan dengan pesawat terbang Boeing yang mempergunakan “less  komputer systems” kontrol.

Ada banyak teori untuk mengetahui kenapa magnetosfer berdampak serius terhadap   siklus matahari saat kita mendekati 2012, yang disebabkan  pengaruh hipotetis dari Planet X.  dan saat ini sedang dikembangkanystem  stechtonic pengganti system yang ada.

Panglima Angkatan Udara rusia telah mengeluarkan peringatan terhadap semuanya pesawat terbang mereka ke latihan “extreme caution”  selama melaksanakan  penerbangan “in and around” disekitar  satu wilayah yang didefinisikan pada  Garis Lintang 17 Utara [Samudra Atlantik utara] Garis lintang 3 Selatan [Samudra Atlantik selatan] ke Garis Lintang 8 Utara [Lautan India ] Garis lintang 19 Selatan [Lautan India ] di antara Garis Bujur dari 46 Barat, 33 Barat, 46 Timur dan 33 Timur, dan yang meliputi sebagian besar bagian dari Lempeng Tektonis Lempeng Afrika.

Satu catatan penting bahwa gangguan Magnetospheric akan meningkat seperti halnya kita mendekati tahun 2012 dan akan menjadi satu masalah pokok dari sebagaian yang diramalkan oleh NASA:

www.youtube. com / tonton? v= IPLjngS8Yey

Apakah Pergeseran lagi  Massive Magnetis akan membahayakan Pesawat Penumpang?

Seseorang mengirimkan kepada saya satu artikel di bawah ini dan yang menarik perhatian dan saya akan berbagi dengan anda semua, yaitu  sesuatu yang sangat kontroversial dan sayapun tidak dapat menemukan bukti untuk mendukung klaimnya namun seperti yang saya sebutkan  bahwa magnetosfer sangat banyak mempengaruhi pada saat kita mendekati 2012:

Terutama tentang Laporan yang beredar di Kremlin saat itu tentang intruksi Panglima Angkatan Udara Rusia telah dikeluarkannya peringatan terhadap semuanya pesawat terbang mereka ke wilayah latihan.

Alasan untuk peringatan seperti ini, dalah belum pernah terjadi ini sebelumnya, yaitu tentang pernyataan bahwa akan terjadi formasi berulang dari badai geomagnetic ” geomagnetic stroms”  yang terpancarkan dari batas  Lempeng Tektonis Afrika yang sehubungan dengan intensitasnya telah menyebabkan kerugian dari dua pesawat terbang penumpang bulan lampau yang mengakibatkan meninggalnya nyawa orang2 lebih dari 300 orang-orang, laki perempuan dan anak-anak.

Pesawat pertama kemungkinan dijatuhkan disebabkan oleh fenomena ini adalah penerbangan penumpang Air France 447, yang dinyatakan bahwa pesawat tersebut memasuki “geomagnetic Storms” badai geomacnetic , pada 1 Juni 2009 mendekati batas barat dari Lempeng Tektonis Afrika dekat dengan Pulau Fernando de  Noronha, sehingga “completelly annihilated” dan menyebabkan kematian dari 216 penumpang dan 12 anggota awak serta pesawat terbang mereka tercabik cabik dan tercebur kedalam Lautan Atlantik.

Pesawat terbang kedua terjadi pada batas sebelah timur dari Lempeng Tektonis Afrika saat itu . ketika  geomagnetic storm lain menghantam  membanting dari langit satu pesawat terbang Yamen Airways penerbangan ke Kepulauan Nation Of Comoros di Lautan Indian dimanai 153 penumpang dan awak pesawat didalamnya , hanyalah 1 “ anak keajaiban ” telah tertolong, sejauh ini.

Peristiwa malapetaka ini yang terjadi akibat Lempeng Tectonic Africa yang sebenarnya telah diketahui lebih dari satu tahun lalu , dimana dilaporkan bahwa “new Ocean” atau Lautan Baru sedang terbentuk di Ethiopia, dan seperti yang kita baca dan dilaporkan oleh Nature News Service;

“Walau  kelahiran suatu lautan adalah satu  fenomena yang sangat jarang  pada  skala historis yang ada, namun geofisika sekarang ini mengalami  satu peristiwa2 tersebut.    Lebih lagi membuat pesona, yang  terjadi di salah satu belahan bumi yang paling  tidak ramah dengan wilayah yang sangat kering, yaitu di wilayah  Ethiopia.

Benua Afrika secara harafiah tidak berdiri sendiri namun terpisah seperti halnya lengan baju dari satu kemeja tua, sehingga sepanjang wilayah yang dikenal sebagai Retak Afrika Timur , yang mana persilangan ini dimulai dari ujung selatan dari Laut merah , menuju ke Eritrea, Etiopia, Kenya, Tanzania dan Mozambique. Lahar cair di bawah permukaan bumi membuat retakan ini menjadi  tipis oleh  doronganyang , dan pada akhirnya mematahkannya dan merobeknya dalam bagian.

Sesuai sainstis dari Barat menjelaskan formasi dari lautan baru ini mungkin tidak  selesai dalam  jutaan tahun, namun  ahli sains rusia, dengan tegas menyatakan,  bahwa diakibatkan oleh kondisi Matahari yang belum pernah terjadi sebenarnya yaitu bahwa saat ini mengalami “ Deep Solar Minimum “, sehingga dunia kita menjadi berbahaya , secara harafiah  “ripped apart”,  tersobek2 secara terpisah , yang paling terjelek adalah , adalah mendekati “total pole reversal”  yang disebabkan oleh  sesuatu namun  tak dapat diterangkan, cuma sesuatu tersebut sangat kuat, gaya gravitasi memancarkan dari jangkauan luar dari Tata Surya dan mencapai sistem Solar kita , beberapa peneliti menjelaskan bahwa ini diakibatkan oleh Planet X yang misterius, dan beberapa kepercayaan mempercayai itu suatu planet yang berwarna coklat dan sangat besar seperti sehingga dapat mengerdilkan orang2  masa lampau dari Bumi seperti Nibiru, dan disebut dengan nama Wormwood pada Bible Kristen

Selanjutnya ahli sains rusia memperingatkan bahwa Barat ter “ obsesi ” bahwa “Global Warning “ diakibatkan oleh perbuatan manusia , sebenarnya adalah merupakan upaya propaganda yang didisain untuk menutupi orang2nya dari kenyataan bahwa sebenarnya tidakhanya Bumi kita saja, namun semua planet di sistem Solar kita saat ini mengalami cepat hangat ini suatu kenyataan yang tidak dapat disangsikan , disampaikan oleh   Ahli Sains Dokter Habibullo Abdussamatov, kepala dari penelitian  Astronomical Observatorium di Pulkovo St. Petersburg Rusia, ketika pada 2007 ketika menyampaikan penemuannya 3 tahun sebelum Ice Caps di Mars meleleh dimana hal tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya.

Dan, seperti dilaporkan oleh satu dari beberapa situr di Barat bahwa didalam terdapat penggabungan dua sorotan merah pada Jupiter, dan adanya bukti lebih menghangatnya Planet Neptunus. ( sebuah cuplikan….)

Badan Layanan Umum Navigasi Penerbangan

July 13, 2009

lampiran gambar BLU indonesia

Layanan Umum Navigasi Penerbangan,

terdiri dari Layanan :

Komunikasi Penerbangan – C
Navigasi Penerbangan – N
Surveilance-Penginderaan Penerbangan – S

ATM-Air Traffic Management /Manajemen Lalu Lintas Udara ,

dan didalamnya termasuk AIS-Aeronautical Information Service.

Apakah BLU untuk Navigasi Penerbangan itu sesuai?   Jawabannya adalah dapat dilihat pada konvensi     (  http://www.icao.int/icaonet/dcs/7300_cons.pdf) ICAO Chicago 1944, bahwa layanan ini harus bersifat “Cost Recovery”

Sedangkan layanan saat ini adalah dilaksanakan oleh BUMN Indonesia, tentunya tidak “cost recovery”.

Namun Kenapa Badan Layanan Umum  (http://pkblu.perbendaharaan.go.id/) baru di heboh2kan saat ini?,   karena Badan ini baru di Launching oleh negara dan bersifat “cost recovery”, bedanya kalau mencari untung dikelola oleh BUMN namun kalau BLU oleh Departemen Keuangan secara umum sama saja dikelola oleh negara, namun bedanya kalau BLU adalah sesuai dengan Konvensi ICAO 1944,

Namun apa sih pentingnya saat ini nama penerbangan Indonesia dianggap banyak yang tidak “compliance dengan International Civil Aviation Organization”, sehingga pemerintah secara serius membenahi layanan Navigasi penerbangan ,  kalau kita di kantor pemerintah di Jakarta yang menangani masalah ini banyak kita lihat mereka menyematkan 3S+C (C-nya artinya Compliance), mereka berusaha mati2an, oleh karenanya demi nama bangsa yang besar ini perlu didukung semua pihak, termasuk oleh kawan2 yang pro BUMN (http://bumn-ri.comhttp://www.bumn.go.id/ ) , atau kelompok yang  visi dan misinya memang “mencari keuntungan “

Nah sekarang ini apabila Badan Usaha Milik Negara  masih juga ingin mendapatkan porsi, kelihatannya dapat saja mengajukan mengambil keuntungan pada layanan yang ada , kecuali untuk ATM dan AIS, karena di Comunication Navigation Surveilance – CNS,  masih dimungkinkan untuk mendapatkan untung, namun perlu juga di konfirmasi kepada pemerintah apakah yang mau di BLU kan kelima2nya, ataukah pemerintah belum tahu bahwa kelima2nya bisa mempunyai provider sendiri-sendiri

Kalau di international “common” CASR adalah seperti pada misalkan antara lain sebagai berikut :

casa
CASR Part 143
– Air traffic service training providers

CASR Part 171 – Aeronautical telecommunications service and radio-navigation service providers

CASR Part 172 – Air traffic service providers

CASR Part 173 – Instrument flight procedure design

Di Indonesia , semenjak menyetujui suatu kegiatan yang disebut Implementation Strategic Action Plan bersama Australia , selanjutnya uga muncul Civil Aviation Safety Regulation – CASR  baru tersebut, sebenarnya tujuannya pada terutama part 171 dan 172 bagi CASA adalah merupakan kontrak kerja bagi provider yang mau menyelenggarakannya yaitu sebagai ATS Provider atau Aeronautical Telecommunication Service and Radio Navigation service provider (provider CNS), bagaimana di Indonesia perlakuan part tersebut patut diketahui.

Saya khawatir para pelaku dari tindak lanjut Strategic Action Plan , antara  Indonesia Directorate General Civil Aviation – DGCA (http://hubud.dephub.go.id ) ,  dengan Civil Aviation Safety dari Australia – CASA , tidak membuat CASR itu sebagai kontrak kerja bagi siapa saja yang akan menyelenggarakan layanan tersebut, antara lain PT.Angkasa Pura 1 ( http://www.angkasapura1.co.id/) dan Angkasa Pura 2 (http://www.angkasapura2.co.id/).

Jadi sebenarnya sebagai provider tidak penunjukan langsung dari pemerintah namun bisa memenuhi part 171 dan 172 atau tidak??, terus terang harusnya CASR disosialisasikan kepada publik juga lihat contoh di situs BLU Depkeu, dari Undang2nya, PPnya, Kepmenya, Skep Dirjendnya…..
dgac

July 13, 2009

Layanan Umum Navigasi Penerbangan, terdiri dari Layanan :
Komunikasi Penerbangan
Navigasi Penerbangan
Sureilance-Penginderaan Penerbangan
ATM-Air Traffic Management /Manajemen Lalu Lintas Udara dan didalamnya termasuk AIS-Aeronautical Information Service.
Apakah BLU untuk Navigasi Penerbangan itu sesuai..jawabannya adalah dapat dilihat pada konvensi Chicago 1944, bahwa layanan ini harus bersifat cost Recovery.
Sedangkan layanan saat ini adalah dilaksanakan oleh BUMN Indonesia, tentunya tidak cost recovery.
Namun Kenapa BLU baru di heboh2kan saat ini, karena Badan ini baru di Launching oleh negara dan bersifat “cost recovery”, bedanya kalau mencari untung dikelola oleh BUMN namun kalau BLU oleh Departemen Keuangan secara umum sama saja dikelola oleh negara, namun bedanya kalau BLU adalah sesuai dengan Konvensi ICAO 1944, namun apa sih pentingnya saat ini nama penerbangan Indonesia dianggap banyak yang tidak “compliance dengan ICAO”, sehingga pemerintah secara serius membenahi ini kalau kita di kantor pemerintah di Jakarta yang menangani masalah ini banyak kita lihat mereka menyematkan 3S+C (C-nya artinya Compliance), mereka berusaha mati2an, oleh karenanya demi nama bangsa yang besar ini perlu didukung semua pihak, termasuk oleh kawan2 yang pro BUMN, atau kelompok yang misinya memang mencari untung.
Nah sekarang ini apabila BUMN masih juga ingin mendapatkan porsi, kelihatannya dapat saja mengajukan mengambil keuntungan pada layanan yang ada kecuali ATM dan AIS, karena di CNS masih dimungkinkan untuk mendapatkan untung, namun perlu juga di konfirmasi kepada pemerintah apakah yang mau di BLU kan kelima2nya, ataukah pemerintah belum tahu bahwa kelima2nya bisa mempunyai provider sendiri.

Keselamatan Lagi

June 19, 2009
Pagi2 aku ditilpun..orang salah alamat memberi infomasi  bahwa pesawat GIA dari Timika  Papua ,sudah berangkat tapi turun lagi karena “cabin presurenya rusak”….lah siangnya ada kebakaran pesawat Global di dekat hanggar GMF..karena sedang  dimutilasi dengan memakai las ternyata didalam sayapnya diduga masih ada bahan bakarnya., di Grajagan ada perahu layar Rakyat meledug….ha ha ha  amboradulll

Dulu ada nyanyian bahwa nenek moyangku orang pemberani, gagah, ramah tamah, tidak pengecut, pejuang sejati.
Dulu ada nyanyian bahwa nenek moyangku orang pemberani, gagah, ramah tamah, tidak pengecut, pejuang sejati. Sekarang aku lihat yang ada penuh kenekatan, tanpa berpikir panjang salah satunya ya “safety”. Lagi nih ceritanya di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, orang yang bekerja disana kan harus diseleksi untuk memutilasi pesawat terbang di area Restriksi, bukan orang..yang tdk punya sertifikasi mutilasi..bekerja dengan mudahnya..bukan mempersulit tapi punya gak kababilitas safety…kalau sekarang pasti saling lempar…ini jangan dibiarkan untuk pelajaran buat list donk…jangan selalu belajar dari pengalaman aja donk…pemeo itu tinggalkan ..plan ahead pak….lusa pasti lupa deh masalah ini…. Sekarang aku lihat yang ada penuh kenekatan, tanpa berpikir panjang salah satunya ya “safety”. Lagi nih ceritanya di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, orang yang bekerja disana kan harus diseleksi untuk memutilasi pesawat terbang di area Restriksi, bukan orang..yang tdk punya sertifikasi mutilasi..bekerja dengan mudahnya..bukan mempersulit tapi punya gak kababilitas safety…kalau sekarang pasti saling lempar…ini jangan dibiarkan untuk pelajaran buat list donk…jangan selalu belajar dari pengalaman aja donk…pemeo itu tinggalkan ..plan ahead pak….lusa pasti lupa deh masalah ini….

Grajagan derah Banyuwangi pantai Selatan di wilayah Hutan Purwo, termasuk daerah yang kurang beruntung..termasuk desa yang gak kaya…tapi terkenal didunia “Surfing”Internaional “Gulf Gee”…saya dibesarkan didesa yang miskin ini walau cuma 5 tahun disana….banyak kenangan..waktu Sekolah Rakyat…perahu rakyat  hilang waktu mencari ikan…kapal dicari dan ditemukan serpihannya seolah meledak….kena bom ikan sendiri..bagaimana ini..”safety” lagi.

Apa ya sebenarnya yang kurang dari bangsa ini, media Televisi sudah bukan barang mewah lagi, informasi sedemikian banyaknya bisa didapat dengan mudah….tetapi sebagai CRS adakah media komunikasi tersebut memberikan “tip’s” untuk antara lain “safety”


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.